Berbeda dengan kondisi kasus virus Hanta yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius di Tanjung Verde baru-baru ini.
“Nah, kejadian di kapal itu kan area yang sangat tertutup. Kalau di kehidupan kita kan terbuka, lebih tidak berisiko. Kalau di kapal seperti itu selama berhari-hari, bisa banyak yang kena dalam satu kapal itu. Sehingga, kejadiannya seperti outbreak (wabah atau kejadian luar biasa),” jelas dia.
Kondisi kapal yang tertutup membuat penyebaran virus kemungkinan terjadi. Dalam kasus MV Hondius, virus Hanta berasal dari tikus yang juga kerap ada di kapal. Menurutnya, banyak media penularan virus Hanta yang memungkinkan penularan kepada manusia.
(Nadya Kurnia)