sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Aliran Minyak di Selat Hormuz Naik Jadi 10 Juta Bph, Dekati Level Normal

News editor Wahyu Dwi Anggoro
02/07/2026 12:09 WIB
Aliran minyak melalui Selat Hormuz telah meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir, mencapai lebih dari 10 juta barel per hari (bph).
Aliran Minyak di Selat Hormuz Naik Jadi 10 Juta Bph, Dekati Level Normal.
Aliran Minyak di Selat Hormuz Naik Jadi 10 Juta Bph, Dekati Level Normal.

IDXChannel - Aliran minyak melalui Selat Hormuz telah meningkat pesat dalam beberapa minggu terakhir, mencapai lebih dari 10 juta barel per hari (bph).

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (2/7/2026), peningkatan terjadi sejak AS menandatangani perjanjian perdamaian sementara dengan Iran bulan lalu.

Menurut seorang pejabat AS yang menolak disebut namanya, perjanjian tersebut memungkinkan pembukaan rute alternatif di Selat Hormuz. Peningkatan lalu lintas di selat itu mengejutkan Iran, sehingga memicu upaya Teheran untuk merebut kembali kontrol atas jalur maritim penting tersebut.

Bentrokan antara pasukan Iran dan AS terjadi di Selat Hormuz dalam beberapa terakhir. Kedua belah pihak menggelar pertemuan tidak langsung di Qatar pekan ini untuk membahas jalur maritim penting tersebut.

Angka 10 juta barel minyak yang disebut otoritas AS sejalan dengan data pengiriman yang sebelumnya dilaporkan oleh Bloomberg.

Sebelum perang, Selat Hormuz menangani sekitar seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia, dengan sekitar 20 juta barel minyak mentah dan bahan bakar mengalir rata-rata per hari. Dengan setidaknya 10 juta barel yang sekarang melewati selat itu setiap hari, ditambah lima juta barel melalui jalur alternatif, kondisinya mendekati tingkat normal.

Kapal-kapal terus berlayar melalui Selat Hormuz di tengah bentrokan antara AS dan Iran, sebuah tanda meningkatnya kepercayaan industri pelayaran terhadap situasi keamanan di perairan tersebut.

 Lalu lintas yang berkelanjutan mungkin juga didorong oleh harapan bahwa Iran akan menghindari serangan yang memiliki konsekuensi yang besarm Serangan pekan lalu terhadap kapal kargo The Ever Lovely, misalnya, merusak anjungan kapal tetapi tidak menyebabkan korban jiwa, sehingga kapal dapat melanjutkan pelayaran. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement