sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Anggaran Operasional KAI Jadi Sorotan Usai Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

News editor Rohman Wibowo
28/04/2026 23:00 WIB
Anggaran belanja KAI menjadi sorotan usai terjadi kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Cikarang di Stasiun Bekasi Timur.
Anggaran Operasional KAI Jadi Sorotan Usai Kecelakaan KRL di Bekasi Timur. (Foto: iNews Media Group)
Anggaran Operasional KAI Jadi Sorotan Usai Kecelakaan KRL di Bekasi Timur. (Foto: iNews Media Group)

"KAI harus membangun budaya keselamatan yang menghargai laporan hampir celaka, bukan hanya bereaksi setelah kecelakaan terjadi," ujar Achmad.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto menyatakan terdapat 1.800 titik perlintasan kereta api sebidang di Pulau Jawa. Menurutnya, perlintasan itu akan diperbaiki agar kecelakaan kereta seperti di Stasiun Bekasi Timur tidak terulang.

Pemerintah akan menyiapkan dana Rp4 triliun untuk proyek perbaikan perlintasan kereta api sebidang di Jawa.

"Ya nanti pelaksanaaannya kita tunjuk, kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 triliun ya, Rp4 triliun demi keselamatan,” tuturnya setelah menjenguk para korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di RSUD Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026) pagi.

Terkait dugaan penyebab kecelakaan, Manajer Humas Daop 1 KAI, Franoto Wibowo, mengatakan saat itu KRL terlebih dahulu menabrak taksi yang mengalami mogok di lintasan rel. Saat KRL arah Cikarang berhenti, KA Argo Bromo menabrak dari belakang.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement