IDXChannel - Pasukan angkatan laut AS mencegat kapal yang dikenai sanksi bernama 'Sevan' di Laut Arab pada hari Sabtu (25/4/2026). Hal ini merupakan langkah pemerintahan Trump untuk memblokir ekspor energi Iran, kata Komando Pusat AS.
Dilansir dari laman Investing Minggu (26/4/2026), kapal tersebut dihentikan oleh helikopter yang dikerahkan dari kapal perusak rudal USS Pinckney (DDG 91), dan sekarang mematuhi perintah untuk berbalik arah menuju Iran di bawah pengawalan.
"M/V Sevan termasuk di antara 19 kapal 'armada bayangan' yang dikenai sanksi oleh Departemen Keuangan AS karena aktivitas yang terkait dengan pengangkutan produk energi, minyak, dan gas Iran senilai miliaran dolar, termasuk propana dan butana, ke pasar luar negeri," kata Komando Pusat dalam sebuah pernyataan.
Negosiasi yang Direncanakan di Pakistan Dibatalkan
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan utusan AS ke Islamabad yang direncanakan pada hari Sabtu dalam sebuah unggahan di Truth Social.
Dia juga menyebut bahwa AS memiliki semua kartu. Ketika berbicara kepada wartawan tentang keputusan untuk membatalkan perjalanan tersebut, Trump mengatakan tentang Iran bahwa mereka tidak memiliki militer lagi, mereka tidak memiliki pemimpin dan para utusan tidak akan melakukan perjalanan selama 16-17 jam hanya untuk bertemu dengan "pemimpin negara tersebut."