IDXChannel - Departemen Pertahanan Amerika Serikat (AS) menambahkan beberapa perusahaan terkemuka China, termasuk raksasa teknologi Alibaba, produsen mobil listrik BYD, dan platform mesin pencari Baidu, ke dalam daftar hitamnya.
Dilansir dari AP pada Selasa (9/6/2026), hal ini mencegah perusahaan-perusahaan tersebut untuk mendapatkan proyek dari Pentagon.
Dibuat pada 2021, daftar tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi perusahaan yang menurut Pentagon memiliki hubungan dengan militer China.
Daftar ini tidak hanya menyasar perusahaan yang secara langsung dikendalikan oleh militer China, tetapi juga perusahaan yang dianggap berkontribusi pada industri pertahanan negara tersebut.
China menolak keras adanya daftar tersebut. Beijing menuduh Pentagon melakukan diskriminasi terhadap perusahaan asal negaranya