IDXChannel—Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara resmi menambah kuota mudik gratis tahun ini. Keputusan ini dibuat sebagai respons atas antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap program tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebutkan awalnya kuota yang tersedia hanya dipatok untuk 26.000 orang pemudik, tetapi setelah proses verifikasi, angka tersebut melonjak drastis.
“Jumlah pemudiknya mengalami kenaikan. Awalnya hanya diperkirakan 26.000 orang, tetapi karena antusiasme tinggi, sekarang yang sudah terverifikasi dan kami sepakati jumlahnya menjadi 30.774 pemudik,” ujar Pramono Anung di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Peningkatan ini diikuti dengan penambahan armada bus untuk mengangkut warga yang mudik dengan program ini. Keberangkatan sendiri dipusatkan di Monas pada 17 Maret 2026.
“Jadi sekarang 709 bus yang dipersiapkan oleh Pemerintah DKI Jakarta. Itulah yang tadi diputuskan dalam rapat,” tambah Pramono.
Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan bahwa pendaftaran sudah ditutup karena kuota telah penuh berdasarkan hasil verifikasi. Dia juga mengingatkan warga untuk tidak mencoba peruntungan yang datang mendadak di hari keberangkatan.
“Tidak ada lagi pengumuman karena keseluruhannya sudah didata dan sudah terverifikasi. Jadi, kalau Jakarta, semuanya harus terverifikasi. Kita hanya memberangkatkan yang sudah terverifikasi. Jadi nggak ada yang mendadak-mendadak,” tegas Syafrin.
Selain mudik gratis keluar kota, Pemprov DKI juga memberikan kemudahan bagi warga yang tetap merayakan Lebaran di Jakarta.
“Mudik ke Jakarta tetap, kami sudah putuskan di hari H, apakah satu hari, atau hari Idulfitri, kami gratiskan transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono.
(Nadya Kurnia)