"Kalau diperhatikan sepanjang jalan Sudirman-Thamrin dulu kan enggak ada yang namanya ramai apa kemudian yang jual apalah, enggak ada. Sekarang sepanjang jalan boleh selama membayar pajak. Kalau dagangan bayar pajak. Jadi itulah yang saya lakukan, terus terang itu yang kemudian membuat Jakarta dalam kondisi tekanan yang seperti ini, alhamdulillah revenue dari pajak kita dan retribusi terpenuhi," imbuhnya.
(Febrina Ratna Iskana)