IDXChannel - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu enam bulan untuk sepenuhnya membersihkan Selat Hormuz dari ranjau laut yang dipasang oleh militer Iran.
Dilansir dari The Washington Post pada Jumat (24/4/2026), sejumlah sumber mengatakan bahwa perkiraan itu disampaikan oleh pejabat pertahanan kepada anggota Kongres.
Lebih lanjut, operasi semacam itu kemungkinan besar tidak akan dilakukan sampai perang AS-Israel dengan Iran berakhir.
Ini berarti harga minyak mentah, beserta produk turunannya, dapat tetap tinggi hingga pemilihan paruh waktu yang akan berlangsung pada November.
Menurut penilaian intelijen AS, Iran mungkin telah memasang 20 ranjau laut di dalam dan sekitar Selat Hormuz.
Beberapa di antaranya dihanyutkan dari jarak jauh menggunakan teknologi GPS. Hal ini menyulitkan pasukan AS untuk mendeteksi ranjau saat dipasang.
Ranjau lainnya diyakini dipasang oleh pasukan Iran menggunakan perahu kecil. (Wahyu Dwi Anggoro)