“Kami tidak mendorong atau mendukung serangan ke dalam wilayah Rusia,” kata seorang juru bicara Dewan Keamanan Nasional (NSC) Gedung Putih.
Badan Keamanan Negara Ukraina (SBU) dan Direktorat Intelijen Militer Ukraina (GUR) menolak berkomentar. Kedua lembaga mengendalikan armada drone Ukraina.
Badan Intelijen Pusat AS (CIA) dan Kantor Kepresidenan Ukraina juga menolak memberikan komentar.
Rusia tetap menjadi salah satu eksportir energi terpenting di dunia meskipun terkena sederet sanksi barat. Harga minyak telah meningkat sekitar 15 persen tahun ini menjelang pemilu AS pada November 2024. (WHY)