Selain itu, kerja sama juga mencakup peningkatan dukungan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) guna meningkatkan kesiapan operasional militer. Kedua negara juga sepakat memperkuat pelatihan pasukan khusus bersama guna mempererat hubungan antar militer.
Hegseth turut mengapresiasi peran Indonesia dalam membantu AS menemukan dan memulangkan jenazah prajuritnya yang gugur, termasuk yang bertugas pada era Perang Dunia II.
“Saya menghargai dukungan Indonesia dalam membantu menemukan, memulangkan, dan melindungi jenazah prajurit kami yang berjuang bersama Indonesia,” ujarnya.
Dia menambahkan, kerja sama ini juga akan mendukung upaya pemulihan jenazah oleh lembaga Defense POW/MIA Accounting Agency di wilayah Indonesia.
“Ini adalah awal dari babak baru dan misi bersama bagi kedua negara kita,” kata Hegseth.