IDXChannel - Kilang-kilang independen China diperkirakan beralih ke minyak mentah dari berbagai sumber, termasuk Iran dan Rusia, dalam beberapa bulan mendatang untuk menggantikan pengiriman dari Venezuela.
Dilansir dari Reuters pada Kamis (8/1/2026), pengiriman dari Venezuela dihentikan sejak Amerika Serikat (AS) menggulingkan presiden negara tersebut.
Caracas dan Washington sepakat untuk mengekspor minyak mentah Venezuela senilai hingga USD2 miliar ke AS, setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro akhir pekan lalu.
Pengaturan tersebut kemungkinan akan mengurangi pasokan minyak Venezuela ke China, mengurangi sumber minyak murah bagi kilang-kilang independen yang dikenal dengan julukan teapots.
China selama ini merupakan pembeli utama minyak diskon yang dikenai sanksi dari Rusia, Iran, dan Venezuela.