sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Atasi Banjir di Wilayah Jateng, BNPB Gelar Modifikasi Cuaca

News editor Binti Mufarida
18/01/2026 08:22 WIB
BNPB menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk penanganan bencana banjir pada beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah khususnya di wilayah Kudus, Pati
Atasi Banjir di Wilayah Jateng, BNPB Gelar Modifikasi Cuaca (FOTO:iNews Media Group)
Atasi Banjir di Wilayah Jateng, BNPB Gelar Modifikasi Cuaca (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk penanganan bencana banjir pada beberapa wilayah di Provinsi Jawa Tengah khususnya di wilayah Kudus, Pati, Jepara dan Demak.

Apalagi, hujan masih terus terpantau turun dengan intensitas ringan hingga lebat di wilayah Kabupaten Pati dan sekitarnya.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan, OMC telah dilakukan untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah yang eskalasi intensitas hujannya cukup tinggi. BNPB mengharapkan OMC dapat bekerja optimal sehingga tidak terjadi hujan intensitas lebat hingga ekstrem. 

Kepala BNPB menyatakan, pihaknya mengerahkan dua pesawat untuk melakukan OMC di Jawa Tengah. Ia juga meminta pemerintah daerah turut berkontribusi untuk menambah armada OMC.

“Sebelum ke sini, saya berkomunikasi dengan Bapak Gubernur. Saya meminta untuk memperkuat operasi modifikasi cuaca di Jawa Tengah,” ujarnya di hadapan jajaran pimpinan daerah di Kantor Bupati Pati dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Kepala BNPB mengatakan, prediksi curah hujan di Januari masih tinggi di beberapa wilayah Indonesia. Ia berharap di bulan depan intensitas hujan lebat sampai ekstrem akan berakhir. Sejauh adanya potensi cuaca seperti itu, BNPB akan terus melakukan OMC.

“Meskipun tadi sudah ada dua pesawat melaksanakan OMC, di Jepara saja mulai tadi malam (16/1) sampai tadi pagi hujan terus sehingga saya meminta perkuatan juga dari provinsi,” ujarnya. 

Kepala BNPB Suharyanto berharap dengan dua armada pesawat dari BNPB dan satu lagi dari provinsi akan membantu OMC untuk mengurangi turunnya hujan di wilayah Kabupaten Pati dan sekitarnya. 

Ia juga mengungkapkan, meskipun prediksi BMKG akan adanya hujan sangat lebat cenderung ekstrem, dengan OMC hujan yang turun diharapkan berintensitas ringan hingga sedang. 

“Tapi tetap hujannya akan ada tapi tidak seekstrem yang terjadi empat hari yang lalu,” ujarnya.  

Dua pesawat OMC yang bersiaga di Provinsi Jawa Tengah tersebut merupakan armada yang sebelumnya beroperasi untuk penanganan bencana banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatera. 

“Jadi untuk yang OMC ini, kita akan melaksanakan terus. Mudah-mudahan dalam waktu beberapa hari ke depan, kalau memang hujannya tidak berhenti secara total, paling tidak bisa dikurangi,” tutur Suharyanto yang didampingi pejabat eselon dua BNPB.  

Pada hari Sabtu (17/1), pesawat Cessna melakukan 5 sorti dengan menebarkan bahan semai NaCl seberat 4.000 kg dan CaO 1.000 kg. Sedangkan satu pesawat lagi, bahan semai NaCl seberat 5.000 kg ditebar dalam 5 sorti. 

Sejak pertama beroperasi dua pesawat telah melakukan 21 sorti dengan total bahan semai seberat 21.000 kg di atas wilayah yang berpotensi mengurangi hujan lebat hingga ekstrem di atas wilayah target, seperti Kudus, Pati, Jepara dan Demak. 

Setelah melakukan rapat koordinasi penanganan banjir bersama Bupati dan unsur forkopimda Pati, Kepala BNPB dan rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke pos pengungsian yang berada Balai Desa Sidoharjo, Kecamatan Pati. Letjen Suharyanto menyalurkan bantuan BNPB kepada warga terdampak banjir. 

Setelah itu, rombongan BNPB bertolak menuju ke Desa Gajah, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak. Kepala BNPB melihat upaya pemompaan di salah satu titik yang menyebabkan luapan air sungai di kawasan itu. Di samping itu, Suharyanto yang didampingi jajaran pemerintah kecamatan memberikan bantuan kepada warga setempat. 

Pada penanganan bencana hidrometeorologi banjir dan tanah longsor, BNPB telah memberikan bantuan kepada pemerintah daerah dan masyarakat. Tak hanya itu, dukungan personel untuk penguatan pos komando serta OMC digelar untuk mengoptimalkan penanganan bencana banjir, khususnya di wilayah Kudus, Pati, Jepara dan Demak. 

(kunthi fahmar sandy)

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement