Pada skema Sekolah Unggul Garuda baru yang dikelola sebagai satuan kerja Kemendikti Sainstek, empat sekolah perintis telah beroperasi untuk tahun ajaran 2025–2027 di Kabupaten Belitung Timur (Bangka Belitung), Kabupaten Timor Tengah Selatan (NTT), Kabupaten Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Kabupaten Bulungan (Kalimantan Utara).
"Sekolah Unggul Garuda baru mencatatkan 307 peserta didik baru untuk tahun ajaran 2026-2027, yang terdiri dari 150 siswa dan 157 siswi. Jadi 49 banding 51 persen. Yang diseleksi dari 3.935 pendaftar yang lolos verifikasi tahap pertama. Jadi ini seleksinya sangat ketat," ungkap Qodari.
Sementara pada skema transformasi, pemerintah telah menetapkan 42 sekolah penerima program pengayaan yang tersebar di 15 provinsi. Pemerintah menargetkan pembentukan hingga 80 SUGT dalam kurun waktu lima tahun atau hingga 2028 mendatang.
(Nadya Kurnia)