Pemantauan dilakukan melalui Indonesia Network Management Center (INMC) untuk memantau kondisi ruang udara sekaligus perkembangan sebaran abu vulkanik.
Selain Halim Perdanakusuma, dua bandara lainnya juga mengalami penutupan sementara akibat kondisi serupa. Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup berdasarkan NOTAM A3344/26 sejak pukul 04.52 WIB, dengan estimasi dibuka kembali pukul 09.30 WIB.
Sementara itu, Bandara Radin Inten II ditutup melalui NOTAM B1123/26 sejak pukul 04.18 WIB dengan estimasi pembukaan kembali pada pukul 08.00 WIB.
AirNav Indonesia mengatakan akan terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan penerbangan dan memperbarui informasi aeronautika sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Dengan demikian, waktu pembukaan kembali Bandara Halim Perdanakusuma masih dapat berubah mengikuti kondisi sebaran abu vulkanik dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan.
(Nur Ichsan Yuniarto)