Namun, para analis meragukan Xi akan bersedia menekan Teheran dengan keras atau mengakhiri dukungan militernya, mengingat nilai Iran bagi Beijing sebagai penyeimbang strategis terhadap AS.
"Yang patut diperhatikan adalah tidak ada komitmen China untuk melakukan sesuatu yang spesifik terkait Iran," kata Patricia Kim, seorang peneliti kebijakan luar negeri di Brookings Institution.
(kunthi fahmar sandy)