DNB mengatakan transfer tersebut, yang berlangsung antara Maret dan Agustus, melibatkan pemindahan 27 ton emas batangan dari New York dan Ottawa ke Zeist di Belanda.
Baca Juga:
Jumlah dan kualitas yang sama kemudian dipindahkan ke London, tanpa perlu melebur batangan tersebut.
Bagaimana tepatnya begitu banyak emas diangkut melintasi Samudra Atlantik belum terungkap.
"Sisa transfer dilakukan dengan menjual emas di New York, dan membeli jumlah yang di London," kata DNB.
DNB tidak mengkonfirmasi apa yang dimaksud dengan peningkatan gejolak geopolitik. Namun, ekonomi AS saat ini dalam posisi yang tidak pasti karena perang yang sedang berlangsung antara negara itu dengan Iran.