sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Belanda Pindahkan Puluhan Ton Cadangan Emas dari AS Imbas Gejolak Geopolitik

News editor Wahyu Dwi Anggoro
04/09/2026 10:58 WIB
Bank Sentral Belanda (DNB) memindahkan puluhan ton cadangan emas dari Amerika Utara ke Eropa, dengan alasan meningkatnya gejolak geopolitik.
Belanda Pindahkan Puluhan Ton Cadangan Emas dari AS Imbas Gejolak Geopolitik. (Foto: Magnific)
Belanda Pindahkan Puluhan Ton Cadangan Emas dari AS Imbas Gejolak Geopolitik. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Bank Sentral Belanda (DNB) memindahkan puluhan ton cadangan emas dari Amerika Utara ke Eropa, dengan alasan meningkatnya gejolak geopolitik.

DNB mengatakan bahwa 86 ton emas telah dipindahkan dari Amerika Serikat (AS) dan Kanada dalam operasi kompleks yang memakan waktu beberapa bulan. 

Emas tersebut sekarang disimpan di London, di mana logam mulia tersebut dipercaya dapat diperdagangkan lebih mudah dalam situasi krisis.

"Langkah ini diperlukan untuk memperkuat ketahanan dan kesiapan kita," kata Preaiden DNB Olaf Sleijpen, dilansir dari BBC pada Jumat (4/9/2026).

Keputusan ini diambil di tengah perselisihan ekonomi yang sedang berlangsung antara AS dan Kanada, di mana kedua negara menjatuhkan tarif baru ke satu sama lain setelah pembicaraan perdagangan yang gagal.

DNB mengatakan transfer tersebut, yang berlangsung antara Maret dan Agustus, melibatkan pemindahan 27 ton emas batangan dari New York dan Ottawa ke Zeist di Belanda.

Jumlah dan kualitas yang sama kemudian dipindahkan ke London, tanpa perlu melebur batangan tersebut.

Bagaimana tepatnya begitu banyak emas diangkut melintasi Samudra Atlantik belum terungkap.

"Sisa transfer dilakukan dengan menjual emas di New York, dan membeli jumlah yang di London," kata DNB.

DNB tidak mengkonfirmasi apa yang dimaksud dengan peningkatan gejolak geopolitik. Namun, ekonomi AS saat ini dalam posisi yang tidak pasti karena perang yang sedang berlangsung antara negara itu dengan Iran.

Sementara itu, Kanada terpukul keras oleh tarif AS pada sektor-sektor utamanya seperti baja, aluminium, kayu, dan otomotif.

 DNB menyatakan bahwa emas yang disimpan di Bank of England "dianggap sebagai emas yang paling mudah diperdagangkan di dunia," dan oleh karena itu lebih mudah tersedia dalam krisis daripada jika masih berada di AS atau Kanada.

Sebelum pemindahan, DNB menyimpan 31,3 persen emasnya di New York dan 19,7 persen di Ottawa. Angka ini sekarang telah turun menjadi 18,5 persen di kedua negara.

Total cadangan emas Belanda adalah 612,4 ton pada akhir 2025 dengan nilai sebesar 72,2 miliar euro atau sekitar Rp1.200 triliun.

Jumlah cadangan emas DNB di London kini meningkat dari 18,1 persen menjadi 32,1 persen setelah langkah tersebut. Bank sentral itu masih menyimpan 30,8 persen cadangannya di Belanda. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement