Selain itu, kedua menteri juga membahas skema pembiayaan untuk target renovasi dan pembangunan rumah rakyat yang direncanakan akan meningkat signifikan pada periode ini.
Mengenai keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, AHY mengungkapkan adanya langkah pembentukan Komite Nasional Kereta Cepat.
Komite ini bertujuan untuk menyelaraskan kebijakan antar-kementerian guna mempercepat restrukturisasi keuangan sekaligus menyiapkan payung hukum bagi pengembangan kereta cepat di wilayah lain.
"Karena ini juga penting untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis. Yang kedua kita juga sedang mengusung bisa dikatakan peraturan pemerintah yang bisa mengayomi bukan hanya kereta cepat Jakarta-Bandung tapi seluruh wilayah lainnya," tuturnya.
Selanjutnya, pembahasan mencakup konsep perlindungan kawasan Pantai Utara Jawa dari ancaman banjir rob dan penurunan muka tanah, khususnya di koridor Jakarta, Semarang, dan Demak. Konsep ini sedang disempurnakan agar proteksi kawasan pesisir dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.