sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

150 Juta Masyarakat Indonesia Tinggal di Wilayah Defisit Air

News editor Kontributor IDX Channel
24/02/2026 16:22 WIB
AHY menyoroti krisis air yang semakin nyata di Indonesia. Itu lantaran sumber air yang tidak merata hingga menyebabkan defisit suplai air tiap tahun.
150 Juta Masyarakat Indonesia Tinggal di Wilayah Defisit Air. (Foto: IDX Channel)
150 Juta Masyarakat Indonesia Tinggal di Wilayah Defisit Air. (Foto: IDX Channel)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan krisis air semakin nyata di Indonesia. Itu lantaran sumber air yang tidak merata hingga menyebabkan defisit suplai air tiap tahun.

Hal itu dia sampaikan pada Water Town Hall Meeting di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

"Sebesar 43,5 persen wilayah di Indonesia mengalami defisit suplai air setiap tahunnya, yang berarti kebutuhan air dalam satu tahun lebih besar dari ketersediaannya. Ironisnya, sekitar 140 hingga 150 juta penduduk tinggal di wilayah Pulau Jawa yang tekanan kebutuhan airnya tertinggi, sementara sumber daya airnya tidak tersebar merata," kata AHY.

Tak hanya bicara kuantitas, kualitas air menjadi sorotan besar. AHY menegaskan bahwa sekitar 70 persen sungai nasional mengalami polusi dan hanya 29,3 persen yang memenuhi standar.

Untuk itu, akses akan air bersih menjadi fokus. Saat ini, sambungan rumah air perpipaan baru menjangkau 56 juta orang atau 20 persen penduduk. Dia menargetkan sambungan air perpipaan ke rumah penduduk mencapai 100 persen pada 2045.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement