IDXChannel – Rencana pertukaran posisi strategis antara Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono dan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung dinilai sebagai peluang besar untuk mempererat koordinasi kebijakan ekonomi nasional.
Chief Economist Permata Bank, Josua Pardede menyebut langkah ini dapat memberikan sinyal positif bagi tata kelola kebijakan jika dikelola dengan prinsip transparansi dan profesionalisme.
Menurut Josua, dukungan yang diberikan oleh Kementerian Keuangan terhadap proses transisi ini dapat dimaknai sebagai upaya strategis untuk menciptakan harmonisasi yang lebih baik antara otoritas fiskal dan moneter.
“Dukungan Menkeu bisa dibaca positif bila dimaknai sebagai upaya merapikan koordinasi fiskal-moneter agar pembiayaan negara, pengelolaan likuiditas, dan stabilitas nilai tukar berjalan lebih sinkron," kata Josua kepada iNews Media Group, Selasa (20/1/2026).
Josua menambahkan bahwa kunci utama untuk menjaga kepercayaan pasar di tengah proses transisi ini terletak pada paket komunikasi yang konsisten dan penegasan batas peran yang jelas antara kedua lembaga.