Sony turut mengimbau kepada KSPPG untuk memiliki tiga media sosial yang wajib dimiliki. Menurutnya, fungsi dari media sosial itu sebagai sarana komunikasi antara KSPPG dengan masyarakat.
“Jadi SPPG wajib menginformasikan hari ini menunya apa, kandungan, gizinya termasuk harganya berapa. Misalkan hari ini nasi, kemudian ayam teriyaki, lalu steam wortel dan buncis, buahnya pisang, nah Itu harus ada harganya,” kat Sony.
Sementara itu, Deputi Bidang Penyaluran dan Penyediaan BGN Brigjen (Purn) Suardi Samiran menegaskan, kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan. Namun juga oleh cara pengolahan, penyimpanan, dan penyajiannya.
Menurutnya, standar keamanan pangan harus diterapkan secara menyeluruh dalam setiap tahapan operasional dapur SPPG.