Kendati demikian, dia meminta BGN melakukan kajian yang mendalam atas rencana kebijakan ini.
"Saya minta BGN untuk melakukan kajian secara mendalam dan komprehensif jika ingin menerapkan kebijakan tersebut. Jangan sampai menimbulkan masalah psikologis bagi siswa di sekolah, khususnya di sekolah-sekolah negeri," kata dia.
Sebelumnya, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Mayjen TNI (Purn) Trenggono buka suara soal wacana efisiensi jumlah penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Anak-anak orang kaya atau masuk dalam desil 8-10 rencananya tidak akan menerima MBG.
Trenggono membenarkan wacana tersebut. Hanya saja, dia menyebut wacana itu masih dalam proses kajian BGN.
"Ya itu masih kita lagi kaji lagi. Memang sudah ada wacana, tapi masih kita kaji lagi," kata Trenggono usai rapat bersama Komisi IX DPR, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).