sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BMKG Proyeksi Puncak Musim Kemarau di Agustus, Hujan Meningkat Mulai Oktober-November

News editor Binti Mufarida
30/07/2026 12:07 WIB
Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026. Setelah itu, intensitas hujan berpotensi meningkat secara bertahap pada Oktober-November 2026.
BMKG Proyeksi Puncak Musim Kemarau di Agustus, Hujan Meningkat Mulai Oktober-November. (Foto: Binti Mufarida/iNews Media Group)
BMKG Proyeksi Puncak Musim Kemarau di Agustus, Hujan Meningkat Mulai Oktober-November. (Foto: Binti Mufarida/iNews Media Group)

Selain itu, Faisal mengatakan bahwa BMKG memantau sebaran partikulat asap akibat karhutla yang saat ini terutama terdeteksi di Kalimantan Barat untuk mendukung langkah antisipasi.

“Mitigasi kebakaran hutan dan lahan dengan operasi modifikasi cuaca adalah upaya komplementer dengan upaya pemadaman titik api langsung di daratan, jika operasi modifikasi cuaca tidak mungkin dilakukan dari segi faktor cuaca dan keberadaan awan di lokasi tersebut,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Faisal mengatakan BMKG tengah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sumatra Selatan dan Kalimantan Tengah dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Dia menegaskan operasi modifikasi cuaca merupakan langkah komplementer yang dilakukan bersamaan dengan pemadaman langsung di lapangan apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan pelaksanaan OMC. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi bersama BNPB, TNI-Polri, Kementerian Kehutanan, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

“Upaya pemadaman ini juga dilakukan berkoordinasi dengan BNPB, TNI-Polri, Kementerian Kehutanan, dan Kementerian Lingkungan Hidup. Jadi untuk pemadaman titik api yang langsung di darat, BMKG bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait,” kata dia. (Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement