Material ini adalah inovasi PT Semen Padang yang telah dikembangkan sejak 2020 dan menggunakan sistem interlocking layaknya menyusun balok mainan. Inovasi ini mempunyai banyak kelebihan, di antaranya ramah gempa, ramah lingkungan, waktu pembangunan cepat, dan mudah dimobilisasi.
Tiap rumah yang dibangun memiliki tipe 36 dan terdiri dari dua kamar tidur, satu ruang tamu, dan dapur. Kepada warga penerima manfaat, Rustian berpesan agar rumah ini segera dihuni.
"Jangan sampai setelah dibangun, huntap tidak dihuni. Rumah ini sudah sangat layak, bahan aman, dan tahan hujan juga, jadi sangat aman," kata Rustian melalui keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Setelah selesai pembangunan rumah contoh ini, BNPB akan segera melakukan pembangunan huntap mandiri bagi warga berdasarkan data korban yang telah diverifikasi.
Percepatan pembangunan huntap merupakan komitmen pemerintah dalam fase rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi Siklon Senyar yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November tahun lalu.