sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BPS Ungkap Alasan Banyak Warga yang Keluar dari Daftar PBI BPJS Kesehatan

News editor Rohman Wibowo
16/04/2026 07:16 WIB
Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan alasan banyak masyarakat yang dicoret dari daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) program BPJS Kesehatan.
BPS mengungkapkan alasan banyak masyarakat yang dicoret dari daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) program BPJS Kesehatan. (Foto: iNews Media Group)
BPS mengungkapkan alasan banyak masyarakat yang dicoret dari daftar Penerima Bantuan Iuran (PBI) program BPJS Kesehatan. (Foto: iNews Media Group)

Sebagai perbandingan, pada tahun 2025 lalu, tingkat pembaharuan data hanya berada di angka 9-10 persen. Peningkatan ini merupakan langkah pemerintah dalam meningkatkan ketepatan sasaran bagi penerima bantuan sosial.

Kepada DPR, Sonny juga mengatakan, kondisi sosial ekonomi masyarakat sangat dinamis. Status kesejahteraan seseorang bisa berubah dengan cepat, terlebih bagi kelompok yang sedang menghadapi tekanan ekonomi.

Dengan demikian, proses verifikasi dan pemutakhiran data terus diintensifkan melalui pengecekan lapangan (ground check) di berbagai wilayah. Sejauh ini, tahap pertama telah merampungkan pengecekan terhadap 106.153 individu, disusul dengan tahap kedua yang menargetkan jutaan data lainnya.

Kendati demikian, dalam praktiknya, tidak setiap individu dalam kategori desil 1 hingga 5 harus bergantung penuh pada bantuan negara, karena sebagian di antaranya sudah memiliki alternatif skema pembiayaan kesehatan.

“Memang, walaupun berada di desil 1 sampai 5, sebagian individu itu sudah ada yang membayar iuran secara mandiri. Ada juga PNS golongan 1, golongan 2 yang juga sudah di-cover dan seterusnya,” katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement