Kemudian Faisal menyebut, adanya operasi modifikasi cuaca untuk menambah hujan itu dilakukan di Riau. Hal ini dilakukan untuk mencegah, mengendalikan karhutla yang ada di wilayah tersebut.
“Untuk kemudian nanti tahun ini kita akan mengalami musim kering yang lebih awal dan lebih panjang, sehingga secara umum akan lebih kering daripada 2025 yang lalu,” ucap Faisal.
“Ini perlu kewaspadaan terkait terjadinya kekeringan, karhutla, dan juga kesehatan bagi kita semua, juga upaya kita untuk tetap menjaga swasembada pangan di Indonesia,” tuturnya. (Wahyu Dwi Anggoro)