IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan bahwa pasukannya menyerang tujuh kapal cepat Iran di Selat Hormuz.
Di sisi lain, militer Iran dikabarkan menyerang kapal perang AS yang mencoba mendekati selat tersebut.
Dilansir dari BBC pada Selasa (5/5/2026), militer Iran juga dilaporkan melancarkan serangan terhadap infrastruktur minyak di Uni Emirat Arab (UEA) dan kapal milik Korea Selatan (Korsel).
Aktivitas pelayaran di Selat Hormuz lumpuh sejak AS dan Israel melancarkan agresi militer ke Iran pada Februari. Teheran membalasnya dengan menyerang fasilitas militer AS di Timur Tengah dan memblokir Selat Hormuz
Pada awal April, AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata yang mengakhiri serangan drone dan rudal Iran terhadap negara-negara Teluk. Namun, Selat Hormuz tetap terblokir.