IDXChannel – Bursa saham Asia bergerak melemah pada perdagangan Selasa (5/5/2026), di tengah dinamika konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang masih berlangsung di Selat Hormuz.
Pelaku pasar cenderung berhati-hati meski ada upaya gencatan senjata, seiring kedua negara tetap saling melancarkan serangan di jalur pelayaran energi tersebut.
Indeks saham kawasan Asia-Pasifik di luar Jepang tercatat turun 0,3 persen. Tekanan terlihat di sejumlah bursa utama, dengan saham Australia melemah 0,4 persen, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,79 persen, dan Straits Times Singapura terkoreksi 0,27 persen.
Sementara itu, pasar Jepang dan Korea Selatan tutup karena libur.
Sentimen global turut tertekan. Kontrak berjangka (futures) indeks utama Wall Street seperti Nasdaq dan S&P 500 masing-masing turun tipis sekitar 0,1 persen. Di Eropa, futures Euro Stoxx 50 melemah 0,2 persen dan FTSE tergelincir 0,75 persen.
Melansir dari Reuters, ketegangan geopolitik kembali meningkat setelah AS dan Iran melancarkan serangan baru di kawasan Teluk pada Senin.