Pada saat yang sama, kementerian itu juga menempatkan 20 entitas Jepang lainnya, termasuk Subaru Corporation, dalam daftar pantauan, karena pengguna akhir dan penggunaan akhir barang-barang dwiguna mereka tidak dapat diverifikasi.
Baca Juga:
China menuduh Jepang ingin melakukan remiliterisasi dan berupaya memiliki senjata nuklir. Hubungan kedua negara akhir-akhir ini memburuk karena isu Taiwan. (Wahyu Dwi Anggoro)