Sebelumnya, perusahaan China menghentikan pembelian minyak Rusia melalui laut sejak Oktober karena sanksi Barat.
Sinopec, penyuling minyak terbesar di dunia, biasanya memasok sekitar setengah dari minyak mentahnya dari Timur Tengah, sehingga sangat rentan terhadap penutupan Selat Hormuz di tengah perang AS-Israel terhadap Iran. (Wahyu Dwi Anggoro)