“Dapur umum terus kita operasikan untuk melayani masyarakat yang masih berada di pengungsian. Kebutuhan makanan harus tersedia, begitu juga tenda, pakaian, selimut dan kebutuhan kelompok rentan,” kata Gus Ipul dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Berdasarkan data sementara, sebanyak 1.237 orang tercatat mengungsi di Kabupaten Sikka. Empat orang meninggal dunia, delapan orang mengalami luka berat dan enam orang luka ringan.
Sementara di Kabupaten Manggarai, sebanyak 13.885 jiwa tercatat mengungsi. Sebanyak 27 orang dilaporkan meninggal dunia, 32 orang mengalami luka berat dan 104 orang luka ringan. Data tersebut masih terus diperbarui seiring asesmen dan pendataan di lapangan.
Pengoperasian dapur umum di Sikka dan Manggarai melanjutkan pelayanan yang telah berjalan di Kabupaten Nagekeo. Dapur umum Kemensos di Desa Danga, Kecamatan Aesesa, Nagekeo, mulai beroperasi pada Senin (17/8/2026) dan saat ini memproduksi sekitar 2.000 bungkus makanan per hari untuk dua kali waktu makan.
Dengan beroperasinya tiga dapur umum tersebut, kapasitas produksi makanan Kemensos di Nagekeo, Sikka, dan Manggarai mencapai sekitar 9.500 bungkus per hari.