Serangan AS tersebut mengejutkan komunitas internasional, memicu gelombang kecaman dari banyak negara.
Presiden AS Donald Trump mengklaim negaranya kini mengendalikan Venezuela. Dia mengancam pemimpin baru Venezuela untuk mengikuti keinginannya jika tidak ingin bernasib seperti Maduro. (Wahyu Dwi Anggoro)