“Karena itu akan berat sekali dari sisi keuangan, haji tahun depan berangkat, tentu jemaah yang sekarang nih berangkat, sementara uangnya sudah habis, itu pemerintah harus berhasil meyakinkan berbagai pihak,” lanjut Marwan.
Marwan menyadari bahwa perubahan rute penerbangan tersebut berpotensi membuat biaya operasional haji meningkat. Sebab, durasi penerbangan akan menjadi lebih lama dibandingkan rute normal.
“Saya kira ada ya (biaya meningkat), karena durasi terbangnya semakin lama. Kalau selama ini 10 sampai 8 jam, atau Aceh 6 jam, itu pasti akan semakin panjang karena rute itu memang memutar,” pungkasnya.
(Nadya Kurnia)