"Itu sebabnya kita ingin ekonominya pelan-pelan tumbuh makin cepat. Kita baru menuju 6 persen di semester kedua ini, tahun depan kita jaga di 6 persen, dan tahun depannya lagi (2027) kita desain akan lebih cepat lagi," tutur dia.
Untuk mendukung target pertumbuhan tersebut, Purbaya menegaskan pemerintah tidak berencana menaikkan tarif pajak pada tahun depan. Fokus utama Kementerian Keuangan adalah melakukan ekstensifikasi melalui penguatan kepatuhan (compliance) wajib pajak serta efisiensi di sektor Bea Cukai untuk menutup kebocoran pendapatan negara.
Purbaya optimistis, dengan efisiensi anggaran dan peningkatan penerimaan negara melalui sistem yang lebih transparan, target pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan berkualitas dapat tercapai.
"Kuncinya adalah efisiensi pajak dan bea cukai. Kita akan hindari kebocoran-kebocoran yang signifikan sehingga perusahaan nasional bisa lebih kompetitif dan ekonomi terus bergerak maju," katanya.
(kunthi fahmar sandy)