“Setelah sembuh, banyak anak yang merasa lebih cepat lelah dibanding sebelum terkena dengue. Prestasi sekolah juga bisa terganggu,” ujarnya.
Karena itu, Prof. Hartono mengajak masyarakat tidak hanya mengandalkan fogging. Masyarakat juga diminta aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk dan melakukan vaksinasi sebagai perlindungan tambahan terhadap DBD.
Vaksinasi Tingkatkan Kekebalan Tubuh
Hartono juga menjelaskan bahwa masih banyak masyarakat yang mengira seseorang yang pernah terkena DBD akan kebal selamanya. Padahal, infeksi pertama justru tidak menjamin perlindungan terhadap tiga jenis virus dengue lainnya.
“Virus dengue ada empat jenis. Kalau kita sakit karena virus yang satu, kita masih bisa terinfeksi virus nomor dua, nomor tiga, dan nomor empat. Bahkan infeksi berikutnya cenderung memberikan reaksi yang lebih berat dibanding infeksi pertama,” ujar Hartono.
Ia menjelaskan bahwa inilah alasan pentingnya vaksinasi dengue. Apalagi bagi anak-anak yang rentan terjangkit dan angka kasus kematiannya tinggi.