Namun, pemerintah belum menambah jumlah kapal yang beroperasi di lintasan tersebut. Pasalnya, jumlah penumpang justru mengalami penurunan.
Menurut Dudy, penurunan jumlah penumpang terjadi seiring erupsi Gunung Anak Krakatau yang membuat sebagian masyarakat membatalkan perjalanan penyeberangan, baik dari Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya.
(DESI ANGRIANI)