WHO mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah mengonfirmasi enam kasus dari delapan kasus yang dicurigai.
Kapal MV Hondius meninggalkan Ushuaia, Argentina, pada 1 April untuk pelayaran melintasi Samudra Atlantik menuju Cape Verde, tempat tiga orang yang terinfeksi telah dievakuasi ke Eropa pada awal pekan.
WHO meyakini infeksi pertama terjadi sebelum dimulainya ekspedisi, diikuti oleh penularan antarmausia di atas kapal.
Namun, pejabat kesehatan Provinsi Argentina, Juan Petrina, mengatakan bahwa hampir mustahil pria Belanda yang terjangkit itu tertular penyakit di Ushuaia berdasarkan masa inkubasi virus yang berlangsung berminggu-minggu, di antara faktor-faktor lainnya.
Otoritas kesehatan di beberapa negara telah melacak penumpang yang telah turun dari kapal dan siapa pun yang mungkin telah melakukan kontak dengan mereka.
(Eugenia Siregar)