Dengan dana tambahan tersebut, yayasan akan meningkatkan anggaran untuk beberapa program, termasuk kesehatan perempuan, pengembangan vaksin, pemberantasan polio, kecerdasan buatan (AI), dan pendidikan di Amerika Serikat (AS)
Dewan juga menyetujui proposal untuk membatasi biaya operasional — termasuk staf, gaji, infrastruktur yang dibutuhkan untuk menjalankan organisasi, fasilitas, dan biaya perjalanan — tidak lebih dari USD1,25 miliar, atau sekitar 14 persen dari anggaran yayasan.
Untuk mencapai tujuan tersebut, yayasan itu akan memangkas hingga 500 dari 2.375 stafnya hingga 2030, termasuk beberapa posisi yang mungkin tetap kosong. Upaya untuk mengurangi jumlah staf beserta pengeluaran lainnya akan dilakukan secara bertahap dan ditinjau setiap tahunnya. (Wahyu Dwi Anggoro)