Baca Juga:
Dia menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat deformasi dalam lempeng samudra yang menunjam (intra-slab).
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust fault),” katanya.
Dari hasil monitoring BMKG, hingga pukul 20.10 WIB tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
“Diimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata dia.
(Nur Ichsan Yuniarto)