IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa gencatan senjata di Lebanon akan diperpanjang selama tiga minggu.
“Gencatan senjata antara Israel dan Lebanon akan diperpanjang selama tiga minggu,” kata Trump dalam unggahan media sosial, dilansir dari AFP pada Jumat (24/4/2026).
Sebelumnya, kedua negara menyepakati gencatan senjata selama 10 hari. Kesepakatan tersebut dimediasi oleh AS.
Meskipun menjadi lawan utama Israel di Lebanon, kelompok militan Hizbullah tidak ikut serta dalam pembicaraan gencatan senjata.
Baik Israel maupun Hizbullah berulang kali menuduh lawannya melakukan pelanggaran gencatan senjata. Media melaporkan sejumlah insiden dalam beberapa hari ke belakang.