sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 2.000 Meter

News editor Binti Mufarida
29/05/2026 20:43 WIB
Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Jumat, 29 Mei 2026, pukul 19:07 WIB. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati ± 2.000 meter.
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 2.000 Meter. (Foto: iNews Media Group)
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 2.000 Meter. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Gunung Semeru di Jawa Timur mengalami erupsi pada Jumat, 29 Mei 2026, pukul 19:07 WIB. PVMBG mencatat tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.676 m di atas permukaan laut). 

"Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah tenggara. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara ini ± 3 menit 51 detik," tulis PVMBG dalam keterangan tertulisnya.

PVMBG juga melaporkan bahwa erupsi ini disertai awan panas, ke arah tenggara Besuk Kobokan dengan jarak luncur 2.000 meter. Sementara itu, erupsi masih berlangsung saat laporan sedang dibuat.

Saat ini, PVMBG mengungkapkan bahwa Gunung Semeru berada pada status level III (Siaga) dengan rekomendasi tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi). 

"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," ungkap PVMBG.

PVMBG juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

"Waspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," imbaunya.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement