"Berapa lama ya? Adalah mungkin tiga jam, empat jam adalah. Kan diselingi buka puasa kan? Totalnya mungkin ada tiga jam, empat jam adalah," kata dia.
"Topik-topik kondisi terkini saja. Kan kita ada, lagi di luar lagi ada perang, terus bagaimana Indonesia menyikapinya supaya kita tidak terjebak ke dalam krisis, bagaimana solusinya, macam-macam lah," lanjutnya.
Hasan juga enggan menjelaskan detail mengenai kondisi terkini pasca konflik di Timur Tengah dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran.
"Enggak, enggak. Saya mendengarkan saja. Iya, waktu kemarin itu mendengarkan saja. Kali ini saya belum tahu agendanya. Baru bisa tahu, baru bisa kasih tahu kalian setelah selesai nanti," katanya.
Sementara hari ini, kata Hasan, dirinya mendapatkan informasi dari protokol Istana sekitar pukul 14.00 WIB.
"Tadi ya, tadi jam setengah dua ini. Tadi jam setengah dua di-WA (WhatsApp) oleh Protokol. Ada agenda bersama Presiden katanya. Tapi saya belum tahu agendanya. Terus terang benar-benar belum tahu," katanya.
Hasan kembali menegaskan dirinya enggan berspekulasi mengenai diajak kembali oleh Presiden Prabowo untuk kembali ke kursi kabinet.
"Belum bisa komentar. Kita orang belum ada ini, belum ada pembicaraan soal itu. Sabar ya," katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)