IDXChannel - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi membantah adanya kebocoran sistem eVisa Indonesia yang menyebabkan bocornya 3 juta data imigrasi Indonesia. Informasi tersebut dipastikan hoaks.
Hal ini menjawab informasi yang dibagikan oleh akun x @DailyDarkWeb. Dalam cuitannya, akun itu menyebut seorang peretas telah membobol sistem eVisa yakni evisa.imigrasi.go.id dan mengekspos 3 juta data.
Data yang ditawarkan berupa nomor paspor, identitas visa, nama lengkap hingga status visa.
Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, informasi itu langsung ditelusuri pihaknya. Dia memastikan informasi mengenai sistem eVisa diretas adalah hoaks.
"Tidak benar bahwa data imigrasi telah mengalami kebocoran, dibuktikan pada unggahan yang beredar disebutkan bahwa klaim tersebut masih belum terverifikasi dan kredibilitas pengunggah tergolong rendah dikarenakan menggunakan akun baru," kata Hendarsam saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026).