Ety memaparkan, untuk menaklukkan tantangan operasional, perusahaan harus mengimplementasikan manajemen risiko rantai pasok yang menyeluruh. Hal ini berpijak pada kerangka kerja terintegrasi yang mencakup tata kelola risiko (risk governance), visibilitas, fleksibilitas, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).
(Nadya Kurnia)