Para pejabat AS mengatakan pasukan Iran dan Amerika saling baku tembak di dekat selat tersebut minggu ini, sementara Amerika Serikat menuduh Teheran mengganggu pelayaran dan menargetkan infrastruktur Teluk.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan pihaknya mengharapkan balasan dari Iran "segera", meskipun kedua pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata yang diumumkan bulan lalu.
Selat Hormuz menangani sekitar seperlima perdagangan minyak global, dan gangguan yang terus berlanjut telah meningkatkan kekhawatiran akan guncangan pasokan yang berkepanjangan dan eskalasi militer lebih lanjut di Teluk.
(Febrina Ratna Iskana)