IDXChannel - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa negaranya telah memenangkan perang dengan Amerika Serikat (AS).
"Mereka yang sebelumnya menuntut kami untuk menyerah tanpa syarat, tak lama setelah perang dimulai, memohon negosiasi," kata Araghchi dalam sebuah forum, dilansir dari Anadolu Agency pada Selasa (18/8/2026).
Araghchi mengeklaim bahwa Teheran awalnya menolak gencatan senjata dan terus bertempur hingga pihak lain menerima syarat Iran.
"Kami bertempur dengan kekuatan, dan kami bernegosiasi dengan kekuatan," katanya.
Pernyataan Araghchi muncul setelah Presiden AS Donald Trump pada Senin menyerukan Iran untuk menyerah.
Nota kesepahaman (MoU) yang disepakati AS dan Iran pada Juni habis masa berlakunya pada Senin. Kesepakatan itu mengatur gencatan senjata sementara antara kedua negara.
Trump menyatakan enggan memperpanjang MoU itu, sementara Iran mengatakan bahwa perjanjian tersebut sudah tidak ada artinya setelah gencatan senjata kolaps bulan lalu.
"Iran semestinya mengibarkan bendera putih," kata Trump dalam sebuah wawancara. (Wahyu Dwi Anggoro)