"Korea Selatan tidak boleh mengorbankan kepentingan dan reputasi nasionalnya sendiri demi kebijakan agresif AS yang merusak keamanan dan stabilitas," ujarnya.
Pejabat tersebut melanjutkan, jika Seoul memutuskan untuk ikut menghadapi Iran di Selat Hormuz, Teheran akan mengambil tindakan tegas.
"Iran akan menganggapnya sebagai agresi militer langsung terhadap Iran dan partisipasi dalam perang," katanya.
Perang antara AS dan Iran telah berlangsung selama lebih dari enam bulan. Baru-baru ini, Trump memangkas skala latihan militer gabungan antara AS dan Korsel, dengan alasan hubungan baiknya dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong Un, serta keengganan Seoul untuk membantu Washington di Timur Tengah.
Seoul membantah laporan media tentang rencana untuk mengirimkan pasukan ke Selat Hormuz. Pemerintah Korsel menyatakan belum ada keputusan apa pun yang diambil. (Wahyu Dwi Anggoro)