IDXChannel - Wall Street Journal semalam mengatakan, bahwa Iran menetapkan standar tinggi dalam hal tuntutan untuk diskusi gencatan senjata, termasuk menginginkan penutupan semua pangkalan Amerika di Teluk dan pembentukan pengumpulan biaya dari kapal-kapal yang melintasi selat tersebut.
Dilansir dari laman Investing Kamis (26/3/2026), Kantor Berita Fars pada Rabu melaporkan bahwa Iran tidak menerima gencatan senjata. Fars juga menambahkan bahwa Iran menginginkan pengakhiran perang sepenuhnya, bukan hanya gencatan senjata.
Press TV Iran membeberkan, negara itu tidak akan membiarkan AS mendikte waktu berakhirnya perang. Kantor berita milik negara itu mengatakan pejabat tersebut menguraikan lima tuntutan dari pihak Teheran, termasuk penghentian semua serangan dan pengakuan serta jaminan internasional atas hak Iran untuk menjalankan otoritas atas Selat Hormuz.
Axios kemudian melaporkan bahwa AS belum menerima pesan resmi apa pun dari Iran yang menolak proposal gencatan senjata, kata seorang pejabat AS.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan tidak ada pembicaraan dengan AS. Menteri tersebut menambahkan bahwa AS mengirimkan pesan melalui berbagai mediator, tetapi pertukaran semacam itu dapat dikatakan "tidak seperti negosiasi."