Untuk diketahui, serangan Israel terjadi di tengah negosiasi AS-Iran. AS dan Iran melanjutkan negosiasi pada Februari 2026 dalam upaya menyelesaikan sengketa bertahun-tahun melalui diplomasi.
Meski begitu, Israel ingin setiap kesepakatan AS dengan Iran harus mencakup pembongkaran infrastruktur nuklir Tehran, bukan hanya menghentikan proses pengayaan uranium, dan mendesak Washington untuk memasukkan pembatasan program rudal Iran dalam pembicaraan.
Iran menyatakan siap membahas pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi, namun menolak mengaitkan isu tersebut dengan rudal. Tehran juga menyatakan akan mempertahankan diri dari serangan apa pun.
(Nur Ichsan Yuniarto)