Ia menambahkan, cita rasa nusantara menjadi salah satu perhatian utama Kemenhaj dalam penyediaan konsumsi jamaah haji sejak awal kedatangan di Arab Saudi.
Melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Kemenhaj juga melakukan pengawasan terhadap kualitas bahan baku serta melibatkan juru masak asal Indonesia di dapur-dapur penyedia konsumsi.
“Sampai hari ini, tiga poin utama sudah dipenuhi, yakni cita rasa Indonesia bagus, gramasi bagus, dan pengiriman tepat waktu ke hotel-hotel jamaah haji,” kata Jaenal.
Ia memastikan Kemenhaj akan terus melakukan evaluasi dan pemantauan langsung ke dapur-dapur penyedia konsumsi sebagai bagian dari pengawasan layanan kepada jamaah.
“Karena ini tahun pertama penyelenggaraan ibadah haji oleh Kemenhaj, mohon agar solid,” ujarnya.
(Nadya Kurnia)